Tuesday, September 4, 2018

Untukmu, Temanku

Kisah cinta dimasa muda itu biasa.
Terbang tinggi lalu terhempas.
Hati terkoyak bagai diayak.
Tak seorang pun mengerti.

Manifestasi dari itu adalah luka.
Ia diam, akupun diam.
Keheningan menyertai setelah itu.
Lalu, orang semakin masif menertawakan.

//Prihartono Agung. September. 04 2018

**Dedicated to my friend's girl, Dina Kusumaningrum.

No comments:

Post a Comment

Resah

  Hai, pernah ngga kalian ngerasa kalo hidup kalian itu kosong dan hampa? Yap, perasaan itu yang akhir-akhir ini lagi ngehantuin aku. Hidup ...