Tuesday, September 4, 2018

Untukmu, Temanku

Kisah cinta dimasa muda itu biasa.
Terbang tinggi lalu terhempas.
Hati terkoyak bagai diayak.
Tak seorang pun mengerti.

Manifestasi dari itu adalah luka.
Ia diam, akupun diam.
Keheningan menyertai setelah itu.
Lalu, orang semakin masif menertawakan.

//Prihartono Agung. September. 04 2018

**Dedicated to my friend's girl, Dina Kusumaningrum.

Saturday, September 1, 2018

Berlabuh Lalu Pergi

Perkenalanku melalui gitar.
Wawasan tentang seniku menuntunnya.
Kita berbalas pesan dan tertawa.
Pikiranku terdistraksi olehnya.

Begitu cepatnya hari berganti.
Intonasinya pun menjadi pelik.
Balasan pesan darinya merabak.
Spontan ragaku tak bisa bergerak.

Aku menunggu sembari bermusik.
Dengan gitarku yang tak bermateri.
Tak sadar aku menjadi asertif.
Sekarang Ia pergi dan tak kembali.

//Prihartono Agung. September, 01 2018

Resah

  Hai, pernah ngga kalian ngerasa kalo hidup kalian itu kosong dan hampa? Yap, perasaan itu yang akhir-akhir ini lagi ngehantuin aku. Hidup ...