Friday, October 26, 2018

Enyahlah Kau!

Enyahlah kau gatal!
Jangan larut dalam mencumbuiku
Tubuh jantanku
Nyamuk mana tak parasit?
Kini aku berjelaga
Awas saja!
Kan ku balas kau!
Di hujan bulan November.

//Prihartono Agung. October 26, 2018.

Thursday, October 25, 2018

Oh, Ibu

Ibu, selamanya kau akan tetap jadi sejarah.
Sehingga petuahmu takkan pernah punah.
Ibu, aku terangi jalanmu dengan doa.
Sehingga kau takkan merasakan padam disana.

//Prihartono Agung. October, 25 2018.

**Dedicated to my friend's girl, Harina Putri SF.

Untukmu, Perempuanku #3

"Di mataku, kau tetap elok layaknya uraian spektrum sinar matahari cikal bakal pelangi. Di mataku pula, kau tetap fenomenal layaknya semburat cahaya di antartika cikal bakal aurora."

//Prihartono Agung. October, 25 2018.

Wednesday, October 24, 2018

Untukmu, Perempuanku #2

"Aku ingin meluluhkanmu, sebelum awan hitam menghalau sinar mentari. Aku ingin menggenggammu, setelah awan hitam tersapu oleh biasan cahaya pelangi."

//Prihartono Agung. October, 24 2018.

Tuesday, October 23, 2018

Kepalsuan Dunia

Penuh dengan kepalsuan.
Ya kamu itu, Dunia.
Kamu dan mahlukmu sama saja.
Membuat aku terabaikan.

Menunggu yang tak pasti.
Ya kamu itu, Mahluk dunia.
Kamu dan dunia sama saja.
Membuat aku berlumur jamur.

//Prihartono Agung. October, 23 2018.

Monday, October 22, 2018

Untukmu, Perempuanku

"Kamu seperti petrikor, hanya muncul dan beraroma ketika debut hujan turun. Perkara benar atau tidak, kamu tetap perempuan yang luar biasa."

//Prihartono Agung. October, 22 2018.

Saturday, October 20, 2018

Memanusiakan Alam Semesta

"Berbincang dengan semesta, secara universal menggambarkan kesetaraan antara alam semesta dengan manusia  yang dimana menjadi perpaduan yang saling bersinergi."

//Prihartono Agung. October, 20 2018.

Tuesday, October 16, 2018

Thought I Was A Birdman

Thought I was a birdman.
The birdman who left himself.
To hide & fade away.

It's called the great escape.
Escape from chemical world.
To Morocco, Africa.

Count the days everyday.
Started counting on Monday.
I'll be leaving on Friday.


//Prihartono Agung. October, 16 2018.

Wednesday, October 10, 2018

Wanita Indie

Mencuat ke permukaan.
Meninggalkan perairan.
Mengibaskan murka.
Berkelana menuju senja.

//Prihartono Agung. October, 10 2018.

Tuesday, October 2, 2018

Ah! Kompeni!

Tak ada komoditi.
Produksi mati.
Karyawan tak digaji.
Apa ini cuma vakansi?

//Prihartono Agung. October, 02 2018.

Tuesday, September 4, 2018

Untukmu, Temanku

Kisah cinta dimasa muda itu biasa.
Terbang tinggi lalu terhempas.
Hati terkoyak bagai diayak.
Tak seorang pun mengerti.

Manifestasi dari itu adalah luka.
Ia diam, akupun diam.
Keheningan menyertai setelah itu.
Lalu, orang semakin masif menertawakan.

//Prihartono Agung. September. 04 2018

**Dedicated to my friend's girl, Dina Kusumaningrum.

Saturday, September 1, 2018

Berlabuh Lalu Pergi

Perkenalanku melalui gitar.
Wawasan tentang seniku menuntunnya.
Kita berbalas pesan dan tertawa.
Pikiranku terdistraksi olehnya.

Begitu cepatnya hari berganti.
Intonasinya pun menjadi pelik.
Balasan pesan darinya merabak.
Spontan ragaku tak bisa bergerak.

Aku menunggu sembari bermusik.
Dengan gitarku yang tak bermateri.
Tak sadar aku menjadi asertif.
Sekarang Ia pergi dan tak kembali.

//Prihartono Agung. September, 01 2018

Tuesday, July 10, 2018

The Sky Is Too High

I'm become silent these days.
When I think of life.
I want to touch the sky.
But, the sky is too high.

I'm on the wrong planet.
Millenials are screwed.
I wish it was the 90s.
When everybody knew Song 2.

My brain was dead.
I didn't care anymore.
I just want to fly into the sky.
But, the sky is too high.

//Prihartono Agung. July, 10 2018.

Friday, July 6, 2018

HOPE

Plans fail most of the time.
Talking to myself.
Please don't bother me.
I just wanna hide away.

I hope it'll be better.
When the sun comes up.
I hope it'll be better.
When I meet my sunshine.

Discussion isn't relevant anymore.
It's gettin' worse.
Please don't bother me.
'till the end of the day.

//Prihartono Agung. July, 06 2018.

Sunday, July 1, 2018

Berkontemplasi

Aku ingin layu bersama bunga.
Aku ingin tenggelam bersama senja.
Berkontemplasi bersama sepi.
Mendekonstruksi otak yang mati.

//Prihartono Agung. Circa July 2018